2 Teman Curhat yang Tepat untuk Berkeluh Kesah, Awas Jangan Salah Pilih Orang!

Share:

Teman curhat yang tepat sejatinya harus benar-benar kamu pahami di dunia yang memang tempat berkeluh kesah ini. Sebagai manusia yang kekurangan, wajar jika kita ingin berbagi keluh kesah tersebut. Dalam ilmu psikolog jika keluh kesah tidak ditumpahkan, memang bisa berdampak negatif pada kejiwaan seseorang.

Namun ingatlah, tidak semua orang bisa kita jadikan teman curhat! Sebab tanpa teman curhat yang tepat, niat hati agar masalah semakin ringan justru bisa menjadi makin parah.

Ini Akibatnya Jika Kamu Salah Memilih Teman Curhat

Lebih baik tidak curhat sama sekali dari pada kamu harus curhat kepada orang yang tidak tepat. Bukannya memberikan solusi, justru ia bisa memperburuk keadaanmu.

Kebanyakan orang terutama wanita, biasanya akan curhat perhihal masalah yang dihadapinya pada sahabatnya. Salah satu penyebab terjadinya perceraian dalam ikatan pernikahan, adalah karena salahnya seorang wanita curhat pada sahabatnya.

Studi kasususnya misalnya seperti dalam dialog berikut ini:

A: Aku sebel sama mas X, usahanya gak pernah maju-maju. Jangankan untuk membeli perhiasan, untuk makan pun susah. Kalau kaya gini terus kapan aku bahagianya?

B: Kamu salah milih pasangan sih? Ngapain dipertahankan jika pernikahan kamu itu tidak mendatangkan kebahagiaan, bukankah hidup ini untuk bahagia? Aku dong mas Y, gajinya besar, kemarin saja dibelikan berlian dan mobilnya juga keren.

Sedikit penggalan dialog fiktif tersebut memang seperti dalam sebuah sinetron. Namun nyatanya, sinetron pun banyak yang terinspirasi dari kehidupan nyata, dan hal-hal seperti ini memang benar adanya.

Padahal tidak mungkin manusia ada yang bisa merasakan kebahagiaan secara terus menerus dalam hidupnya. Dunia memang diciptakan Tuhan sebagai tempat ujian dan cobaan, jadi sudah tentu ada masanya manusia mengalami kesedihan dan ada kalanya juga merasakan kebahagiaan. Tidak mungkin ada manusia yang selamanya bahagia, begitupun sebaliknya.

Roda kehidupan pun terus berputar, tidak melihat dirimu atau pasanganmu yang saat ini saja adalah pikiran yang bijak. Jika saat ini ia baru merintis usaha, bukan tidak mungkin beberapa tahun yang akan datang ia sudah bisa menjadi pengusaha sukses.

Sahabat B tidak memberikan solusi kepada si A, bahkan ia memberi jalan yang semakin keruh yaitu membuat dirinya menginginkan hal-hal salah yang bukan bagian rezekinya. Sejatinya keinginan yang salah itulah yang bisa membuat hidup manusia tidak tenang, hingga akhirnya kebahagiaan pun sulit untuk bisa dirasakan.

Dua Teman Curhat yang Tepat
Jika sahabat tidak jaminan bisa menjadi teman curhat yang tepat, lantas kepada siapakah kita bisa curhat? Ini jawabannya.

1. Tuhan Semesta Alam


Tempat curhat yang paling tepat tentu kepada Tuhan Semesta Alam. Dia lah Allah, yang mengerti apa yang kita butuhkan dari sebelum kita mengerti apa yang kita butuhkan, hingga kini saat dimana kita bisa meminta kepada-Nya berbagai hal yang menurut kita yang kita butuhkan.

Ingatlah selalu hadits Qudsi yang menjelaskan bahwa boleh jadi kita membenci sesuatu padahal itu amat baik bagi kita, dan boleh jadi kita menyukai sesuatu padahal itu amat buruk bagi kita. Artinya kita harus senantiasa sadar, bahwa Tuhan lebih tahu apa yang terbaik untuk kita, dan segala hal yang terjadi takan mungkin bisa terjadi jika bukan karena kehendak-Nya.

Bagi umat muslim, cara terbaik curhat kepada Tuhan tentu setelah sholat malam. Dengan memperbanyak zikir, dan kemudian menyampaikan semua keluh kesah kepada-Nya. Selama kita selalu berpasrah dan memiliki keyakinan yang kuat kepada Tuhan Seluruh Alam, selama itu pula kita tidak akan merasa ada masalah yang berat. Sebab seperti apa pun masalahnya pasti kita akan dikuatkan dan diberikan solusi

2. Orang yang Paham Ilmunya


Tentu boleh-boleh saja curhat pada sahabat kita, dengan catatan dia memang paham ilmunya. Artinya sudah jelas kesolehan dan kedalaman ilmunya.

Kedalaman ilmu dan kesolehan seseorang akan membuat ia berbicara beradasarkan ilmu dan petunjuk Tuhan. Tak heran jika kemudian jalan keluar lah yang akan kita dapatkan darinya. Setelah berbicara dengannya, masalah yang awalnya terasa sangat berat akan berubah menjadi terasa sangat ringan. Dampaknya selain jalan keluar, melalui perantara ucapannya kita pun semakin baik dan bijak dalam menghadapi segala permasalahan yang kita temui dalam kehidupan

Itulah dua teman curhat yang tepat untuk berkeluh kesah. Semoga dengan membaca artikel ini kamu tidak lagi curhat pada orang yang salah, sehingga permasalahan ringan pun akan berubah menjadi terasa berat. Curhatlah pada tempat yang tepat, sehingga masalah seberat apapun akan terasa ringan, dan tentu saja solusi terbaik bisa kamu dapatkan.

No comments